Notice: add_custom_image_header is deprecated since version 3.4.0! Use add_theme_support( 'custom-header', $args ) instead. in /home/kruchild/malhikdua.com/wp-includes/functions.php on line 3896

Notice: register_sidebar_widget is deprecated since version 2.8.0! Use wp_register_sidebar_widget() instead. in /home/kruchild/malhikdua.com/wp-includes/functions.php on line 3896

Notice: register_sidebar_widget is deprecated since version 2.8.0! Use wp_register_sidebar_widget() instead. in /home/kruchild/malhikdua.com/wp-includes/functions.php on line 3896

Warning: include_once(includes/custompost.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/kruchild/malhikdua.com/wp-content/themes/newsportal/functions.php on line 149

Warning: include_once(): Failed opening 'includes/custompost.php' for inclusion (include_path='.:/usr/share/pear/') in /home/kruchild/malhikdua.com/wp-content/themes/newsportal/functions.php on line 149
CURAHAN HATI RYO - LUMPUR PORONG SIDOARJO

Categories

Blogroll

Recent Posts

Search

LUMPUR PORONG SIDOARJO

March 2nd, 2009 by and tagged , , ,

29 Mei 2006, tepat sembilan hari setelah perayaan ulang tahunku yang ke 22, berita yang cukup menghebohkan tampil di beberapa stasiun TV. Semula memang tampak hanya suatu bencana yang terjadi pada umumnya, yaitu bencana akan segera berakhir, hanya dampaknya saja yang akan berkepanjangan. Kenapa saya katakan secara umumnya ? karena memang negeri ini sering sekali dilanda bencana. Tapi untuk yang satu ini, setelah lebih dari satu bulan, bencana belum juga berkurang apalagi berhenti. Hingga akhirnya para pakar mengeluarkan statement bahwa bencana ini baru akan selesai setidaknya setelah berlangsung selama 33 tahun. Sungguh bukan waktu yang pendek.

Bisa dibayangkan berapa kerugian yang akan menimpa untuk menanggulangi lumpur yang keluar dai pusat bumi. Setahun kemudian Bappenas mengeluarkan pernyataan bahwa kerugian yang ditimbulkan akibat lumpur ini tidak kurang dari 3 triliun per bulan. Andaikan duit itu digunakan untuk memberikan pendidikan kepada putera-putera bangsa, tentu setidaknya bangsa ini akan menjadi bertambah koruptornya. he he he (just a kidding)

Saat awal terjadi semburan lumpur, kondisi saya saat itu sedang mengalami cidera parah karena terjatuh dari motor saat sedang balapan di daerah Karang Pucung Cilacap. Saat itu kondisi fisikku berada pada tingkat paling rendah yang pernah kualami. Tak lama berselang setelah kecelakaan, berita lumpur terasa begitu menyesakkan dada, tidak lama kemudian berita gempa di Bantul. Rupanya tidak cukup kabar buruk yang kuterima, pada bulan Mei, aku mendapat undangan dari Kekasihku untuk menghadiri acara pernikahannya dengan pria lain. Kali ini selain fisik, bathinku pun ikut terluka dan menderita.

Beberapa tahun berselang tepatnya pada tahun 2008, Yang Maha Kuasa mengizinkan aku untuk menyaksikan sendiri akibat dari semburan lumpur panas yang terjadi di Sidoarja. Sungguh mengiris hati, sejauh mata memandang yang tampak hanya lumpur, lumpur yang telah menenggelamkan delapan kecamatan. Rumah-rumah di sekitar tanggulpun diratakan dengan tanah guna memberi kemudahan dalam menangani bencana yang satu ini.

Para pakar menyatakan ini adalah bencana mud volcano yang bisa berlangsung selama 30 tahun dan pada akhirnya lingkungan sekitar yang memiliki radius 4 km dari pusat semburan akan mengalami ambles (subsidence)

dsc00243

dsc00241

Facebook Comments

Posted in Artikel, curhat |
Notice: Only variables should be assigned by reference in /home/kruchild/malhikdua.com/wp-content/themes/newsportal/functions.php on line 66

Notice: Only variables should be assigned by reference in /home/kruchild/malhikdua.com/wp-content/themes/newsportal/functions.php on line 66
6 Comments »




Notice: Only variables should be assigned by reference in /home/kruchild/malhikdua.com/wp-content/themes/newsportal/functions.php on line 66
6 Responses to “LUMPUR PORONG SIDOARJO”

  1.   yummy Says:

    pak ishak bener2 kesana?

  2.   suryo Says:

    ya iya lah, masa ya iya dong.
    itu kan ada buktinya. photo waktu berada di tanggul tempat lumpur, masih tampak asap yang keluar dari pusat semburan dan rumah-rumah penduduk yang dihancurkan.

  3.   novi Says:

    di surabaya ngakunya belajar..

  4.   nafisa Says:

    ka ngapain disitu? saya belum mau kehilangan ka ishaq lo……. jangan bunuh diri giut ah…… diteruskannya besok aja ok!!!! hueeek hueeekk….

  5.   suryo Says:

    To nov :
    loe harus banyak bertanya sama gue tentang belajar yang sesungguhnya.

    To Nafisa :
    klo ngga mau kehilangan kaka, kenapa kamu selalu mengecewakan ka2. setidaknya kalo ketemu kaka senyum sedikit dong

  6.   nafisa Says:

    udah di kasih senyum terus kok ….. tiap hari malah … mpe kering ni gigi …